Molavie.online
Surabaya: Disbudporapar Awasi Objek Wisata Cegah Kerumunan

Surabaya: Disbudporapar Awasi Objek Wisata Cegah Kerumunan

Table of Contents

Share to:
Molavie.online

Surabaya: Disbudporapar Awasi Objek Wisata Cegah Kerumunan

Surabaya, Jawa Timur (27 Oktober 2023) - Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya gencar melakukan pengawasan di berbagai objek wisata guna mencegah terjadinya kerumunan massa. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi penyebaran penyakit menular, khususnya di tengah peningkatan aktivitas masyarakat pasca pandemi.

Pengawasan intensif ini difokuskan pada objek wisata yang ramai pengunjung, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta. Tim pengawas dari Disbudporapar secara berkala melakukan inspeksi untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dan kapasitas pengunjung terkontrol.

"Kami berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat. Pengawasan ketat ini bertujuan mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menjadi klaster baru penyebaran penyakit," ujar Kepala Disbudporapar Kota Surabaya, [Nama Kepala Disbudporapar], dalam keterangan persnya hari ini.

Strategi Pengawasan yang Diterapkan

Beberapa strategi pengawasan yang diterapkan oleh Disbudporapar Surabaya meliputi:

  • Monitoring Kapasitas Pengunjung: Tim pengawas secara rutin memantau jumlah pengunjung di setiap objek wisata. Jika kapasitas melebihi batas yang telah ditentukan, maka akan dilakukan pengaturan agar kerumunan dapat dihindari.
  • Penegakan Protokol Kesehatan: Disbudporapar memastikan pengelola objek wisata menerapkan protokol kesehatan secara ketat, termasuk penggunaan masker, pencucian tangan, dan menjaga jarak fisik. Sanksi tegas akan diberikan kepada pengelola yang melanggar aturan.
  • Sosialisasi dan Edukasi: Selain pengawasan, Disbudporapar juga gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan pengelola objek wisata tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan dan mencegah kerumunan.
  • Pemantauan CCTV: Beberapa objek wisata telah dilengkapi dengan sistem CCTV yang dipantau oleh Disbudporapar untuk memantau pergerakan pengunjung dan mencegah terjadinya kerumunan yang tidak terkendali.
  • Kerjasama dengan Pihak Kepolisian: Disbudporapar juga berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban di objek wisata serta memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan lancar.

Imbauan kepada Masyarakat

Disbudporapar mengimbau kepada seluruh masyarakat Surabaya untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat berkunjung ke objek wisata. Hindari kerumunan, selalu gunakan masker, dan rajin mencuci tangan. "Kesadaran masyarakat sangat penting dalam upaya mencegah penyebaran penyakit," tegas [Nama Kepala Disbudporapar].

Dampak Positif Pengawasan

Pengawasan ketat yang dilakukan oleh Disbudporapar Surabaya diharapkan dapat memberikan dampak positif, antara lain:

  • Menurunkan Risiko Penyebaran Penyakit: Dengan mencegah kerumunan, risiko penyebaran penyakit menular dapat diminimalisir.
  • Meningkatkan Rasa Aman dan Nyaman: Pengunjung akan merasa lebih aman dan nyaman berwisata jika protokol kesehatan diterapkan dengan baik dan kerumunan dapat dihindari.
  • Mendukung Pemulihan Sektor Pariwisata: Dengan menjaga keamanan dan kesehatan, sektor pariwisata Surabaya dapat pulih secara berkelanjutan.

Kesimpulan

Upaya Disbudporapar Surabaya dalam mengawasi objek wisata dan mencegah kerumunan merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat. Komitmen dan kolaborasi antara pemerintah, pengelola objek wisata, dan masyarakat sangat krusial untuk keberhasilan upaya ini. Mari kita bersama-sama menjaga Surabaya tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi.

Keywords: Surabaya, Disbudporapar, objek wisata, kerumunan, pengawasan, protokol kesehatan, pencegahan penyakit, pariwisata Surabaya, wisata Surabaya, keselamatan, kesehatan.

(Catatan: Silakan ganti "[Nama Kepala Disbudporapar]" dengan nama Kepala Disbudporapar Kota Surabaya yang sebenarnya.)

Previous Article Next Article
close